Browsing: Uncategorized

Pertolongan Pertama Saat Darah Tinggi Kambuh

Inilah pertolongan pertama saat darah tinggi kambuh yang bisa anda lakukan sehingga hal buruk yang mungkin saja terjadi bisa dihindari.

Darah tinggi atau yang dalam dunia medis disebut dengan istilah hipertensi adalah gangguan pada sistem peredaran darah kita yang menyebabkan tekanan darah meningkat melebihi batas atas tekanan darah normal yakni diatas 140/90mmhg.

Meningkatnya tekanan darah ( hipertensi ) merupakan hal yang tidak boleh dianggap biasa mengingat hal tersebut merupakan sebuah signal ancaman serius bagi anda.

Bahkan darah tinggi bisa dibilang sebagai silent killer yakni penyakit yang diam-diam mengancam jiwa.

Hal tersebut bukan tanpa alasan mengingat tekanan darah tinggi bisa merembet ke jantung, otak dan ginjal jika tidak dikontrol dengan baik.

Itulah sebabnyak mengapa orang dengan tekanan darah tinggi lebih rentang dan beresiko terkena serangan jantung dan stroke.

Dimana kedua penyakit tersebut merupakan penyakit mematikan.

Celakanya tekanan dari tinggi tidak memiliki ciri atau gejala sehingga untuk mewaspadai penderita harus melakukan cek tekanan darah ( tensi ) secara rutin.

Akan tetapi jika darah tinggi yang diderita sudah sampai level berat yakni diderita selama bertahun-tahun barulah bisanya penderita akan merasakan beberapa gejala berupa : sakit kepala parah, pusing, sesak nafas, berkeringat, mimisan, tubuh kaku, merasa tegang, dan tiba-tiba lemas pada saat kambuh.

Pertolongan Pertama Saat Darah Tinggi Kambuh

Pertolongan Pertama Saat Darah Tinggi KambuhBagi anda penderita darah tinggi berat, maka ada beberapa hal yang bisa anda lakukan sebagai pertolongan pertama saat darah tinggi kambuh yang ditandai dengan timbulnya beberapa ciri tekanan darah tinggi diatas, yakni :

Hal pertama dan yang paling utama pada saat darah tinggi kambuh adalah tenangkan diri anda utamanya pikiran anda mengingat pikiran perlu ditenangkan karena kontrol tubuh berada di otak.

Tujuan utama dari menenangkan diri adalah agar gangguan yang terjadi tidak mempengaruhi bagian tubuh lain.

Hal yang bisa anda lakukan untuk menenangkan diri adalah tariklah nafas dalam-dalam dan embuskan secara perahan melalui mulut.

Jika anda merasa sudah mulai tenang maka barulah lakukan beberapa hal lainnya seperti :

  • Jika berada di lingkungan yang membuat stres, beranjaklah dari situ. Pergilah ke lingkungan yang lebih membuat lebih rileks seperti taman atau kebun yang tidak bising.
  • Jika hidung berdarah, letakkan air dingin (atau es batu) di dahi untuk menghentikan mimisan.
  • Konsumsi minuman yang mengandung kadar kalium tinggi untuk mengimbangi tingginya kadar natrium di tubuh, agar tekanan darah menurun. Misalnya, jus buah tanpa garam.
  • Konsumsi obat herbal darah tinggi

Namun jika tekanan darah tinggi yang anda atau orang terdekat anda derita mencapai angka 200 maka segera larikan kerumah sakiat atau pusat kesehatan terdekat guna mendapatkan penanganan dan pengobatan yang cepat dan tepat untuk mencegah timbulnya bahaya darah tinggi.

Dan untuk mencegah penyakit darah tinggi yang anda derita kambuh maka anda bisa melakukan beberapa hal sebagai pencegahannya, yakni :

  1. Makanlah makanan yang sehat, seimbang, dan kurangi asupan garam.
  2. Kurangi berat badan jika Ibu kegemukan/obesitas
  3. Minum air putih yang banyak setiap hari
  4. Olahraga setidaknya 2,5 jam setiap minggu.
  5. Hindari makanan penyebab darah tinggi

Demikianlah informasi tentang pertolongan pertama saat darah tinggi kambuh ini semoga bermanfaat dan bisa menjawab rasa ingin tahu anda.

Baca Juga : Bahaya Darah Tinggi Saat Hamil

Terima kasih sudah menyimak dan jangan lupa bagikan jikan anda rasa artikel sederhana ini bermanfaat !

{ Add a Comment }

Bahaya Darah Tinggi Saat Hamil Muda Dan Tua

Bahaya Darah Tinggi Saat Hamil .- Tekanan darah tinggi ( Hipertensi ) menjadi salah satu penyakit yang paling sering di alami oleh wanita hamil, dimana 1 dari 5 wanita yang sedang hamil mengalami tekanan darah tinggi.

Untuk itu sangat penting bagi anda wanita hamil baik hamil muda atau tua untuk mengetahui bahaya apa saja yang bisa muncul akibat penyakit darah tinggi, dan berikut kami berikan informasinya untuk anda silahkan disimak !

Bahaya Darah Tinggi Saat Hamil

Bahaya Darah Tinggi Saat Hamil

Tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang berbahaya karena apabila terus dibiarkan bisa menimbulkan komplikasi yang mengancam jiwa.

Celakanya penyakit ini kerap terjadi pada wanita hamil dengan usia antara 30-40 tahun atau calon ibu muda dengan usia kurang dari 20 tahun.

Bahaya yang mengintai hampir sama dengan kondisi normal, bahkan bukan hanya sang ibu cabang bayi yang sedang dikandung pun akan terkena efek negatif ( bahaya ) tekanan darah tinggi ini. Dimana bahaya yang muncul bisa serius sehingga dapat mengacam jiwa.

Pola makan yang tidak sehat, konsumsi alkohol, rokok, stress merupakan pemicu timbulnya hipertensi pada wanita hamil.

Baca : Makanan Penyebab Darah Tinggi

Berikut ini adalah beberapa bahaya darah tinggi saat hamil yang bisa terjadi jika tidak segera ditangani, yakni :

1.) Berkurangnya Suplai Darah Ke Plasenta

Tekanan darah yang terjadi pada masa kehamilan bisa mengakibatkan berkuranya suplai darah ke plasenta.

Dengan begitu maka otomatis janin akan kekurangan oksigen dan nutrisi yang mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan janin terhambat sehingga meningkatkan resiko terjadinya kelahiran bayi dengan bobot dibawah normal.

2.) Risiko Placental abortion

Selanjutnya bahaya darah tinggi saat hamil adalah terjadinya placental abruption yakni kondisi dimana plasenta terpisah dari rahim sebelum waktu yang seharusnya.

Hal tersebut menyebabkan suplai oksigen ke janin terputus dan menyebabkan pendarahan hebat pada ibu hamil.

3. ) Bayi Lahir Prematur

Jika selama masa hamil si ibu menderita tekanan darah tinggi maka bisa mengakibatkan terjadinya bayi lahir prematur atau bayi lahir lebih cepat dari waktu yang semetinya.

Selain ketiga hal diatas, bahaya darah tinggi saat hamil juga bisa menyebabkan Sindrom HELLP (kondisi dengan hati yang abnormal dan fungsi trombosit), Edema paru (kelebihan cairan di paru-paru), Eklampsia (kejang selama kehamilan), stroke hingga gagal ginjal.

Bahaya tersebut bukan hanya bisa terjadi pada saat bayi sedang dikandung, namun pasca bayi sudah lahirpun bahaya dari penyakit darah tinggi bisa terjadi, yakni berupa :

  • pembatasan pertumbuhan (janin tidak mendapatkan berat badan tepat)
  • berat badan lahir rendah
  • cairan ketuban rendah (cairan di sekitar bayi dalam rahim)
  • cedera otak dan dalam kasus yang jarang terjadi, kematian

Jenis-jenis Darah Tinggi Saat Hamil

Berdasarkan tingkat keseriusan darah tinggi yangi diderita oleh wanita hamil, darah tinggi terbagi kedalam 4 jenis, yakni :

  1. Hipertensi kronis, yang biasa terjadi di minggu ke-20 masa kehamilan atau usia kandungan sekitar 5 bulan
  2. Hipertensi gestasional, terjadi setelah minggu ke-20 dan bisa hilang setelah 12 minggu pasca kehamilan
  3. Preeklamsia (Pree)
  4. Hipertensi kronis dengan preeklamsia

Dari ke empat jenis tersebut Hipertensi kronis dengan preeklamsia adalah jenis hipertensi yang berbahaya pada kehamilan karena miliki resiko tinggi mengalami komplikasi atau efek samping yang serius.

Untuk itulah mengapa jika anda mengalami kondisi tersebut maka biasanya dokter akan selalu membuat perubahan pada perawatan Anda tergantung perkembangan penyakit dan gejala yang muncul untuk memastikan pertumbuhan bayi stabil. 

Selan itu pasien juga disarankan melakukan NST dua kali per minggu, atau profil biofisik (BPP) seminggu sekali. Ini adalah cara khusus memantau bayi dalam kandungan dan bisa mendeteksi dini masalah yang mungkin timbul. 

Selain menimbulkan berbagai bahaya diatas, tekanan darah tinggi yang terjadi pada ibu hamil juga bisa menyebabkan keguguran, kelainan-kelainan atau kecacatan pada bayi serta bisa mengancam keselamatan ibu hamil.

Untuk itu bagi anda yang saat ini tengah hamil dan memiliki tekanan darah tinggi maka jangan abaikan segera obati dan konsultasikan dengan dokter, agar hal buruk yang bisa terjadi pada anda dan janin yang anda kandung bisa dihindari.

Anda juga bisa melakukan beberapa hal berikut ini untuk mencegah tekanan darah tinggi yang anda alami semakin parah, yakni :

  • Tidak minum minuman keras atau minuman beralkohol
  • Hentikan kebiasaan merokok merokok, dan jauhi lingkungan perokok.
  • Hindari stress.
  • Lakukan pola makan yang sehat, antara lain dengan konsumsi protein tinggi, hindari konnsumsi berlebih makanan yang mengandung hidrat arang dan garam berlebih.
  • Lakukan olah raga yang sesuai (dianjurkan berkonsultasi, untuk menentukan olah raga yang sesuai untuk ibu hamil).
  • Dianjurkan mengkonsumsi makanan yang dapat membantu menurunkan tekanan darah seperti cokelat, ikan buah jeruk, buah pisang dan ikan.
  • Jangan lupa untuk melakukan kontrol ke dokter secara rutin terhadap kehamilan ibu dan ikuti petunjuk yang disarankan.

Demikianlah informasi tentang bahaya darah tinggi saat hamil ini semoga bermanfaat dan bisa menjawab rasa ingin tahu anda, terima kasih banyak sudah menyimak dan berkunjung di halaman sederhana kami ini dan salam sehat !

{ Add a Comment }